Minggu, 24 Oktober 2010

Air gUnung kEndil

AIR KEHIDUPAN GUNUNG KENDIL

Kontur tanah yang berbukit-bukit dengan batuan keras, kering dan tandus menjadi pandangan khas kondisi wilayah Kabupaten Gunungkidul.  Kondisi wilayah yang demikian menjadikan air menjadi barang yang sangat berharga bagi masyarakat Gunungkidul.  Karena memang sangat sulit mendapatkan air, apalagi di daerah-daerah pengunungan.  Menjadi sebuah keajaiban dari sang pencipta bila dari tanah berbatu itu muncul sumber air.
Tetapi, keajaiban itu terjadi di sebuah perbukitan tandus yang bernama Gunung Kendil, tepatnya dua ratus meter ke sebelah timur Kecamatan Ponjong.  Dari atas bukit dari dalam  batu di tengah hutan jati muncul sumber air yang selain dapat untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, konon juga memiliki tuah untuk kesembuhan berbagai penyakit.
Dari cerita-cerita masyarakat sekitar, Gunung Kendil dikenal sebagai tempat yang wingit dan angker.  Gunung yang bersebelahan dengan Gunung tengah itu dikenal sebagai kerajaan makhluk halus, dan banyk dihui oleh binatang-binatang berbisa, seperti ular, kalajengking, ketonggeng, dll.
Ada juga cerita-cerita lain yang menyatakan, bahwa di hutan dikaki Gunung Kendil pernah menjadi tempat ‘bertirakat’ memohon ‘penyuwunan’ bagi masyarakat yang memiliki keinginan-keinginan dalam kehidupannya.  Ada yang ingin memiliki ilmu kanuragan, mohon keselamatan, mohon sukses dalam usaha dan keinginan-keinginan lainnya.
Cerita lain juga menyebutkan, bahwa Gunung Kendil juga menjadi tempat pertemuannya para wali dalam menyebarkan agama Islam.  Maka tidak mengherankan apabila saat dilakukan pencarian air ditemukan apabila saat dilakukan pencarian air ditemukan semacam bekas saluran air sebesar pipa air ukuran ½ dim yang konon dipakai untuk wudhu.
Banyak misteri yang tersimpan di ‘keangkeran’ Gunung Kendil.  Konon nama Gunung Kendil juga memiliki arti yang sulit untuk dipecahkan oleh masyarakat sekitar.  Nama Gunung Kendil sebenarnya memiliki arti yang mungkin bagi yang dapat membaca makna misteri dibalik nama Gunung Kendil dapat menjadi semacam petunjuk untuk mendapatkan sesuatu yang berharga dari Gunung Kendil.
Masyarakat sekitar mengatakan, nama Gunung Kendil itu, selain memang gunung yang tidak begitu tinggi dan berada di tengah-tengah masyarakat itu bentuknya menyerupai sebuah kendil.  Namun dibalik itu semua muncul juga cerita, bahwa dibawah atau didalam gunung tersebut ada kendil yang berisi emas.  Banyak masyarakat yang ‘di-impeni’ ketika akan mengambil kendil yang berisi emas dari dalam gunung itu selalu tidak berhasil.  Ketika sudah terpegang tangan, tiba-tiba saja kendil itu lepas (merucut).
Misteri tersebut terus menyelimuti masyarakat sekitar Ponjong sampai pada akhirnya sekitar tahun 2006-2007 sesepuh masyarakat Ponjong yang bernama Sutrisno Mayaretno yang dikenal dengan Eyang Maya menemukan sumber air, yang konon air tersebut memiliki ‘daya’ atau kekuatan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Bahkan hingga kini banyak wisatawan yang berkunjung dengan berbagai motivasi antara lain ingin mendapatkan kesembuhan dari sakit yang dideritanya, rekreasi dengan keluarga, mengaji/belajar ilmu agama bahkan banyak yang penasaran dengan tuah airnya yang memang setelah diuji laboraturium mempunyai kandungan oksigen yang tinggi, sehingga kemasan yang baikpun telah dibuat dengan nama AIR DOA atau ARDO.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar